Gardatipikornews.com
- Dalam ajaran agama Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim. Dengan memberikan santunan anak yatim sudah merupakan tindakan yang mulia dan juga mendatangkan berbagai pahala.
Bagi yang belum tahu, anak yatim adalah anak yang belum memasuki usia baligh namun telah ditinggal mati oleh ayahnya. Tidak hanya kehilangan sosok ayah, banyak di antara mereka yang hidup kekurangan sehingga membutuhkan uluran tangan kita.
Seperti yang dirasakan oleh Ketua TP. PKK Desa Cibeuteung Muara Kecamatan Ciseeng Nurmiati, hatinya bergetar manakala mendengar cerita derita anak yatim, matanya berkaca-kaca, tak tahan dan membayangkan kehidupan sehari-hari, dimana anak yang masih membutuhkan bimbingan serta belai kasih seorang ayah, harus rela berpisah dengan ayah kembali ke haribaan sang khalik.
Rasa peduli dan kecintaannya direalisasikan dengan memberikan santunan anak yatim pada hari Sabtu (29/07/2023), dilaksanakan di Aula Kantor Desa Cibeuteung Muara Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor.
Pukul. 13.00, 60 anak yatim hadir dengan diantar ibu atau saudaranya mendatangi
Kantor Pemdes Cibeuteung Muara, dan disambut hangat oleh Ketua Tim Penggerak PKK yang juga isteri tercinta Kepala Desa Asep Suhendar, didampingi Sekdes Suheri, aparatur desa, Pol. PP Komarudin serta anggota PKK dan Posyandu.
Dalam sambutan mengawali penyerahan santunan yatim Kepala Desa Asep Suhendar mengingatkan kalau anak yatim merupakan tanggung jawab umat muslim yang ada di Desa Cibeuteung Muara. Disela -sela tausiyah mengenai yatim, Asep Suhendar juga mengingat serta mengharapkan doa para anak yatim, pemerintah Desa Cibeuteung Muara ke depan nanti akan merenovasi kantor desa dengan dibuat menjadi 2 lantai. Semoga rencana tersebut bisa terwujud tanpa ada hambatan.
Ketua TP PKK Desa Cibeuteung Muara Nurmiati tampak bahagia dengan kehadiran puluhan anak yatim ke aula kantor desa.
Dan matanya berkaca-kaca manakala dia menyatakan sangat mencintai anak yatim, anak yang sudah tidak memiliki ayah sebagai pelindungnya. Nurmiati yang perasa berharap para anak yatim jangan pernah berputus asa. Mungkin saja ke depan nanti para anak yatim bisa menjadi pemimpin atau kepala desa, tak seorangpun yang tahu rencana Allah kedepan.
Pewarta: @gustion