Padang Pariaman || Gardatipikornews.com -- Program TNI Manunggal Membangun Desa, (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0308/Pariaman di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, resmi ditutup dengan pencapaian 100 persen untuk seluruh target fisik maupun nonfisik.
Keberhasilan pelaksanaan program tersebut, disampaikan langsung oleh Dansatgas TMMD ke-128 yang juga Dandim 0308/Pariaman, Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji, SIP, saat upacara penutupan TMMD ke-128 Kodim 0308/Pariaman, Kamis (21/5/2026).
Program TMMD berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Danrem 032/Wirabraja Nomor ST/232/2026 tentang pelaksanaan operasional TMMD Tahun Anggaran 2026, sekaligus usulan dari Wali Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu.
Dalam pelaksanaannya, TMMD melibatkan sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, serta masyarakat setempat. Sebanyak 115 personel Satgas diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dengan dukungan masyarakat rata-rata 50 orang setiap harinya.
Untuk mendukung terlaksananya program, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp1,3 miliar guna menunjang seluruh kegiatan fisik dan nonfisik.
Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan, meliputi pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 8 meter, pembangunan jembatan plat ukuran 2x5x2 meter, pemasangan enam titik gorong-gorong berdiameter 80 sentimeter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta rehabilitasi tiga unit mushala.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pelayanan masyarakat yang seluruhnya terealisasi 100 persen. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan pertanian, kesehatan, perikanan, keagamaan, bela kesadaran negara, pelayanan administrasi kependudukan, mitigasi bencana alam, bahaya narkoba, sosialisasi stunting, pelayanan posyandu, hingga Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).
Tak hanya itu, program unggulan tambahan dari TNI AD juga berhasil direalisasikan sepenuhnya, di antaranya pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektar, pembangunan lima titik sumber air bersih, pembangunan lima unit MCK, pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting, penanaman pohon melalui program Bersatu Dengan Alam, serta kegiatan gotong royong pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga program dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Pelaksanaan program TMMD ke-128 di wilayah Kodim 0308/Pariaman Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya dalam laporan penutupan kegiatan.
Ia menegaskan, seluruh sasaran kegiatan baik fisik maupun nonfisik berhasil diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Pewarta: Fakhri Gtn