Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- pembangunan sekolah SMP PGRI 2 Kalapanunggal yang beberapa hari ini telah ramai di perbincangkan dan mencuat di beberapa media online kini menjadi perhatian Aktifis Jurnalis Aldy ripaldi (Aldy BOOM).
Dalam tanggapannya Aldy Ripaldi yang biasa di panggil Aldy BOOM dalam komunikasi ia menyampaikan sikap kecewa kepada sekolah sebagai penerima manfaat mengenai adanya faktual di lapangan di perkuat muncul nya pemberitaan yang menysinyalir ada dugaan susunan pengurusan p2sp mencedrai ketemtuan yang ada,karena pembangunan sekolah yang dalam susunan p2sp tersebut di isi oleh pihak luar.
"Saya merasa kecewa sekali dengan langkah pihak sekolah terutama kepala sekolah melihat kondisi tersebut.jadi hal analisa saya selaku warga kecamatan kalapa nunggal tersirat seakan akan di wilayah tersebut sudah tidak ada orang yang mampu duduk di posisi itu.sehingga kesempatan yang ada di isi oleh orang di luar jona,adakah nilai pemberdayaan di sektor tersebut,tidak adakah orang tua siswa yang memilki kompetensi dalam menjalankan program tersebut.P2SP ditetapkan oleh Kepala Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) melalui Surat Keputusan (SK), dengan komposisi yang sekurang-kurangnya terdiri dari unsur sekolah, komite, wali murid, dan tokoh masyarakat."ungkapnya.
Dari cermin itu kronologi yang terjadi di sekolah SMP PGRI 2 Kalapanunggal secara langsung atau tidak langsung telah memandang sebelah mata terhadap SDM yang ada di wilayah kecamatan kalapanunggal,Hal ini memantik persoalan lain di dalam tubuh sekolah itu sendiri,ada apa di balik penujukan P2SP dan untuk itu patut di cari tau lebih dalam lagi ujarnya.
Jurnalis : Dd. H kabiro Kab.sukabumi