Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dukung Kabareskrim Polri, Tokoh Masyarakat Dayak: Itu Fitnah!

by Gardatipikornews
29 November 2022 - 883 Views
Pontianak | Gardatipikornews.com - Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto diminta untuk tetap fokus melakukan penegakan hukum walau saat ini mendapat serangan fitnah. Kinerja Komjen Agus dinilai masih tetap berada di relnya. Hal ini disampaikan Ketua Umum Satria Borneo Raya (SABER), Agustinus S.Pd sekaligus tokoh masyarakat adat Dayak, di Pontianak, Selasa (29/11/2022). "Kerja cepat pak Agus menggulung geng Sambo itu menunjukan komitmen beliau pada penegakan hukum. Isu-isu dan fitnah yang disebar belakangan ini adalah upaya menjatuhkan kredibilitas pak Agus, kita tidak percaya itu," katanya. Agustinus yang pernah menjabat Ketua Umum Pasukan Merah TBBR periode 2019 hingga Mei 2022 ini yakin Kabareskrim tidak terlibat dalam bisnis-bisnis ilegal. "Justru geng Sambo lah yang berada dibelakang bisnis-bisnis itu," tegasnya. Ia menilai apa yang dilakukan Kabareskrim dengan membongkar rekayasa pembunuhan Brigadir J justru membuktikan masih ada aparat kepolisian kita yang komit dengan penegakan hukum tanpa pandang bulu. "Rasanya masyarakat awam sekalipun akan paham, fitnah-fitnah yang disebar itu adalah balas dendam karena rekayasa geng Sambo bisa dibongkar Kabareskrim," katanya lagi. Namun begitu ia berharap ada ketegasan dari pimpinan Polri untuk segera mengambil tindakan tegas atas apa yang terjadi saat ini. Polri diyakininya sangat solid dan tidak bisa dipecah belah. "Namun fitnah dan isu-isu yang menyebar di masyarakat itu sedikit banyak dapat menganggu kinerja Kabareskrim, padahal banyak agenda bangsa ini yang harus dikerjakan Kabareskrim," tambahnya. Kalau ini dibiarkan, lanjut tokoh masyarakat Adat Dayak ini, bukan tidak mungkin sebentar lagi akan muncul fitnah baru lagi untuk Kabareskrim. Mereka akan mencari-cari hal-hal lain untuk menjatuhkan Komjen Agus. "Beberapa fitnah dan isu itu tidak mempan, sehingga akan dicari-cari lagi yang lain hingga membuat masyarakat percaya, ini tidak boleh dibiarkan," ujarnya. Ia mengatakan masyarakat di Kalimantan Barat selama ini melihat kinerja Kabareskrim yang jauh dari hinggar bingar namun banyak kasus terselesaikan. "Artinya pak Agus sungguh-sungguh ingin menempatkan hukum pada rel nya," katanya lagi. Agustinus pun minta Komjen Agus Andrianto untuk tidak terpengaruh atas fitnah-fitnah itu. "Masyarakat semua tahu koq, siapa tukang rekayasa dan mana yang benar-benar menegakkan hukum," tutupnya.

( Pewarta  : Arul@kaperwil_banten )


Sebelumnya
Camat Cidadap Berikan Klarifikasi Terkait Isyu Izin Pembangunan Apotik Di...
Selanjutnya
Cek Ruang Tahanan, Pawas Polsek Kronjo Polresta Tangerang Tekankan Jaga Kebersihan dan...

Berita Terkait :