KONAWE UTARA || Gardatipikornews.com -- Insiden kecelakaan kerja yang meregang nyawa diduga akibat tanah longsor. Korban diketahui berasal dari Gorntalo.
Saiful, selaku Ketua Front Pemerhati Kebijakan Pertambangan Kec. Langgikima
Menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut, hari ini ketika kita melihat hal-hal tersebut perlu kita kembalikan ke penerapan K3.
Namun kembali lagi Kecelakaan atau Insiden adalah hal yang tidak semua orang inginkan, kita hanya bisa berusaha untuk mencegah namun tidak dengan membatasi apa yang akan terjadi.
Lanjut Saiful, cepat tanggap yang di lakukan oleh pihak PT. AJB dalam hal TanggungJawab adalah bukti bahwa pihak mereka tidak menginginkan akan hal tersebut untuk terjadi. Tutup Saiful.
Manajemen PT AJB, Unding, mengatakan bahwa keluarga korban telah menerima dengan ikhlas. Perusahaan juga telah memberikan hak-hak kepada keluarga korban.
Peristiwa tersebut merupakan suatu musibah yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya, tetapi perusahaan akan tetap bertanggung jawab penuh terhadap korban dan keluarga. Ucapnya.
Sebagai informasi, PT AJB merupakan kontraktor PT. BOSOWA MINING yang bergerak di bidang pertambangan yang ada di Kabupaten Konawe Utara.
( @idr. Kaperwil GTN )