Bogor, Gardatipikornews.com
- Berhubungan dengan adanya pilkada kabupaten Yalimo propinsi Papua pada bulan Desember 2020 ada permasalahan politik antara paslon satu dan dua sehingga terjadi Pemalangan jalan di dalam ibu kota dan kabupaten Yalimo(Elelim)semenjak Mahkamah Konstitusi keluarkan keputusan sengketa Pilkada kabupaten Yalimo yg mana jalan tersebut adalah jalan Nasional Trans Jayapura Wamena merupakan jalan poros utama untuk kami para sopir distribusi barang ke enam kabupaten di wilayah pegunungan propinsi Papua.
" Sampai saat ini sudah kurang lebih lima bulan belum ada titik terang untuk buka palang tersebut sehingga sangat terganggu untuk kami pengguna jalan untuk melintas dan hingga kami kehilangan lapangan pekerjaan, maka dari itu kami para pengemudi berharap kepada pemerintahan pusat agar bisa memberikan solusi dan menindak lanjuti persoalan yang ada di Yalimo (Elelim) agar bisa terselesaikan dan kami para pengemudi bisa melintasi seperti biasanya .
Ketika di temui awak media supir mengatakan " Pemalangan jalan Yalimo (Elelim) membuat pengguna jalan masih sulit untuk melintasi karna Pemalangan jalan di batasi dengan gumpalan tanah yang bercampur batu batu hingga para supir tidak bisa melintas dan Sampai kini pun ada yang membuat tenda dari terpal menunggu perlintasan pulih dan normal " ujarnya
"Harapan kami Para pengemudi kepada pemerintahan pusat agar bisa memberikan solusi dan menindak lanjuti persoalan yang ada di Yalimo(Elelim) agar terselesaikan.
(Red)