Bogor || Gardatipikornews.com -- Selasa, 10 Maret 2026 jelang buka puasa satu-satunya Kepala Desa wanita di Kec. Ciseeng Siti Aswat Narulita S.Pd membagi-bagikan takjil bagi pelintas jalan di depan kantor Desa Kuripan.
Kegiatan bagi-bagi takjil tersebut didampingi Sekdes Rido, Abdurohman, Rodiman, Undan, Alif, Ainun, Bom Bom, pengurus dan anggota PKK, Paud, Posyandu, Ketua Rt/Rw, Kadus dan BPD, dimonitor oleh Tim Kec. Ciseeng.
Perlu diketahui bahwa banyak cara untuk meraih keberkahan di bulan suci Ramadan, salah satunya dengan berbagi takjil gratis sebagaimana yang banyak terlihat jelang buka puasa di berbagai lokasi baik itu di jalan-jalan. Semangat berbagi ini memiliki makna secara agama maupun sosial.
Spirit berbagi ini tidak dapat lepas dari dorongan agama yang menganjurkan umat Islam untuk berbagi keberkahan padaa sesama. Berbagi merupakan salah satu bentuk kesalehan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
Usai membagikan tidak kurang dari 500 box takjil, Kades yang dipanggil akrab dengan Bunda Ita ini menuturkan pada awak GTN: “Agama telah menggerakkan orang untuk selalu beribadah dan sekaligus berbuat baik yang nyata dirasakan masyarakat. Ini penting bagi masyarakat yang banyak mengalami kesenjangan."
"Fenomena berbagi merupakan bentuk kepekaan dan solidaritas sosial. Setidaknya, ada beberapa manfaat berbagi takjil dari perspektif sosial seperti Berbagi takjil yang merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan, seperti pekerja harian atau masyarakat kurang mampu. Aksi sosial ini dapat menumbuhkan empati dengan merasakan dan memahami kondisi orang lain yang mungkin kesulitan mendapatkan makanan berbuka." Pungkas Bunda Ita.
Pewarta: Agustion/Revi/Wahyu