Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kapolsek Cibeureum Berhasil Membujuk Warga Periksa Kehamilan

by Gardatipikornews
30 Januari 2023 - 655 Views
Sukabumi | Gardatipikornews.com - Kapolsek Cibeureum Resor Sukabumi Kota, Akp Suwaji berhasil membujuk Yuni (29 tahun) untuk memeriksakan kehamilannya ke rumah sakit pasca diketahui kandungannya telah mengalami pembukaan Ketiga. Aksi orang nomor Satu di Polsek Cibeureum tersebut berawal saat Pelaksana KIA GIZI Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Syifa Fauzyah memeriksa kondisi kehamilan warga Limusnunggal tersebut, Sabtu (28/1/2023) malam. Usai memeriksa kondisi ibu dari Dua Anak tersebut, Syifa mengajak Yuni untuk memeriksakan diri ke rumah sakit akan tetapi ditolak Yuni. Hawatir dengan kondisi kehamilan Yuni yang telah memasuki masanya tersebut, Syifa menghubungi pihak Polsek Cibeureum untuk membantu membujuk dan membawa warga Limusnunggal Cibeureum tersebut ke rumah sakit. "Memang betul, tadi malam, kami mendapatkan informasi dari pihak Dinkes bahwa ada warga kami yang akan melahirkan dan tidak mau dibawa ke rumah sakit," ujar Kapolsek Cibeureum, Akp Suwaji kepada awak media, Minggu (29/1/2023). "Alhamdulilah setelah kami cek dan bujuk, ibu Yuni yang usia kandungannya telah memasuki masa lahiran tersebut bersedia dibawa ke rumah sakit Bunut," sambungnya. Akp Suwaji juga menerangkan warganya tersebut harus dibawa ke rumah sakit usai hasil observasi pihak Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. "Informasi dari pihak Dinkes, ibu Yuni ini HBnya rendah dan rawan bila melahirkan, apalagi di lahiran atau persalinan yang ketiga ini. Maka dari itu, kita semua membujuknya untuk mau dirujuk ke rumah sakit karena saat itu informasinya sudah pembukaan ketiga," pungkasnya. ( @

Taji/red-gtn.com


)
Sebelumnya
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Sukabumi Kota Terjunkan Ratusan...
Selanjutnya
Hari Lahir ke-50 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Cilegon,...

Berita Terkait :