Bogor || Gardatipikornews.com -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa, sebuah forum tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa untuk menetapkan prioritas, program, dan kegiatan pembangunan desa yang akan didanai oleh APBDes, swadaya masyarakat, dan/atau APBD kabupaten/kota. Forum ini penting untuk memastikan aspirasi masyarakat terserap, membangun kesepahaman, serta menghasilkan rencana pembangunan yang relevan, transparan, dan berkelanjutan.
Tujuan utama Musrenbang Desa adalah menyusun dan menyepakat Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) untuk tahun anggaran Th. 2026. Menyepakati Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) atau perubahannya.
Musrenbangdes oleh Pemerintah Desa sangat diperlukan, sehingga pada hari ini (Selasa, 23 September 2025) Pemdes Karihkil Kec. Ciseeng menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (musrenbangdes).

Sebelum kegiatan Kades Ahmad Dasuki telah hadir dengan didampingi Ketua Tp. PKK, Sekdes Pipih, Agung, Miftahudin serta aparatur desa lainnya. Kades juga tidak lupa mengundang para Ketua Rt /Rw, BPD, TPK, Kadus Amung, Ketua Koperasi Desa MERAH PUTIH, tokoh masyarakat/agama/pemuda, Upt Pengairan, para Kepala Sekolah SDN, Kapuskes Cibeuteung Udik Dr. Ilmi, Kepala DLH Parung, Pld. Fadil, kader Ketahanan Pangan, dan Binwil Ilham.
Plt. Camat Ciseeng Subhi SH M.Si yang ditunggu Kades Ahmad Dasuki hadir didampingi Kasi Ekbang Lukman Ariadi S.Ip, Wahyu, Anis Sania S.Psy, juga para kader desa Perencanaan RKPDES Th. 2026.
Kades Ahmad Dasuki diawal sambutannya. Ia sangat kecewa perihal Bansos yang mana warganya 23 orang yang tidak mendapatkannya, diantara mereka mempunyai anak yatim. Berharap tahun depan warganya tersebut bisa mendapatkan bansos kembali. Selain itu, pada minggu lalu Desa Karihkil melaksanakan Bebersih Kali Cibarengkok, dan ia membagi tugas kepada beberapa Ketua Lingkungan untuk bertanggungjawab atas kebersihan kali tersebut.
Ketua BPD Desa Karihkil singkat mengingatkan kepada seluruh yang hadir agar hasil pembangunan infrastruktur bisa dijaga oleh warga, supaya jalan desa dan jalan lingkungan bisa awet dan terawat dengan baik.
Plt. Camat Subhi SH M.Si mengingatkan kalau musrenbang bukanlah kegiatan main-main, karena beberapa undang-undang dan peraturan pemerintah pusat serta daerah. Tidak ada anggaran yang dikucurkan kalau tidak dilaksanakan Musrenbang untuk kegiatan Tahun 2026.
Tahun 2026, Bankeu akan dikucurkan Pemkab Bogor 1,5 miliar. Sekarang tengah digodog regulasinya, sekian persen digunakan untuk pengolahan sampah. Sampah akan diolah di tingkat desa menggunakan incerator sehari.1 ton. Dan pengolahan sampah ditangani oleh Bumdes.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar