Lampung Selatan, Gardatipikornews.com
- Vaksinasi tidak menjadi syarat untuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Tetapi vaksinasi mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik secara langsung di sekolah. Saat di Temui Reporter Garda Tipikor News com kepala SDN 2 Bandar Agung Sam'ani,S.pd.SD.Menjelakan pelaksanaan Vaksin Covid-19, Hari ini di pusatkan di SDN 2 Bandar Agung,Yang di ikuti 177, Siswa-siswi dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh,KUPT PRI bersama Tim Vaksin dari PRI,dan Satuan koramil,kecamatan Sragi kabupaten Lampung Selatan. Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di SDN 2 Bandar Agung, Kamis 06 Januari 2022 Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Mendorong Optimalisasi PTM Terbatas.
Akibat pandemi Covid-19 anak-anak Indonesia sudah terkunci selama hampir 2 tahun dan terpaksa harus melaksanakan pembelajaran di rumah. Akibatnya banyak terjadi penurunan capaian hasil belajar pada anak-anak. Oleh karena itu pemerintah ingin agar segera terjadi pemulihan pembelajaran dengan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara langsung. Vaksinasi menjadi modal besar mempercepat pemulihan tersebut.
Vaksinasi ini adalah modal besar kita untuk mendukung pembelajaran tatap muka. Tetapi bukan sebagai syarat untuk pembelajaran tatap muka. Jadi ini mohon menjadikan pemahaman kita bersama serta mohon dukungan kepada semua pihak agar proses vaksinasi ini berjalan dengan baik,"Ungkap Sam'ani,S.pd.SD.
Atas nama Ketua kelompok kerja (K3S)mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, lebih khususnya kepada Kementerian Kesehatan karena telah dilaksanakannya vaksinasi untuk siswa usia 6 sampai 11 tahun.
Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Mendorong Optimalisasi PTM Terbatas.
“Usia ini adalah usia anak jenjang sekolah dasar di mana jumlah peserta didik SD kita kira-kira lebih dari 25 juta anak yang ada di Indonesia. peserta didik yang di bawah naungan Kemendikbudristek. Oleh karena itu kami di satuan pendidikan serta orang tua mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya vaksinasi untuk anak-anak ini.
Sekolah Dasar dengan diberikannya vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir lagi terhadap kesehatan anak-anak saat melaksanakan pembelajaran tatap muka'Ujar Wawan,S.pd.
“Kegiatan vaksinasi ini merupakan jawaban kepada masyarakat, agar para orang tua tidak ragu lagi dan menjadi lebih semangat memberikan izin putra-putrinya untuk bisa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas.
Pihaknya juga berharap vaksinasi untuk usia 6 sampai 11 tahun atau vaksinasi untuk anak-anak kelas 1-6 sekolah dasar ini berjalan sesuai dengan yang direncanakan yaitu mencapai target dari waktu yang telah ditetapkan. Ia mengajak masyarakat agar tetap optimistis dengan vaksinasi untuk anak-anak karena ini bagian dari pemenuhan hak kesehatan anak.
“Ini adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak agar bisa menghindarkan anak-anak kita dari terpapar virus corona, di manapun mereka berada.
sudah lebih dari 50% sekolah dasar di Indonesia yang telah melaksanakan PTM terbatas, dan jumlah tersebut terus bertambah dari waktu ke waktu. Dimulainya vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun diyakini akan semakin mendorong dan memperluas pelaksanaan PTM di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya merupakan upaya dan solusi mencegah anak-anak kita mengalami ketertinggalan pembelajaran akibat pandemi. Karena sekolah merupakan tempat memberikan pembelajaran, baik akademik maupun karakter untuk anak-anak. Oleh karenanya kita semua harus memberikan dukungan terhadap program vaksinasi untuk anak, agar semua bisa memiliki ketenangan yang sama khususnya para orang tua dalam mengizinkan anak-anaknya untuk belajar tatap muka "Tambah Wawan,S.pd.
Selai itu,Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Mendorong Optimalisasi PTM Terbatas
“Mudah-mudahan kegiatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun yang kick off-nya dilaksanakan hari ini di ,SDN 2 Banda Agung dapat berjalan secara sinergi, berkelanjutan dan akan langsung lebih cepat dengan dibantu oleh semua pihak. Mudah-mudahan dengan melakukan vaksinasi ini maka anak-anak lebih sehat dan bisa lebih terjamin untuk tidak terkena infeksi Covid-19 ketika mereka melakukan proses belajar mengajar di sekolah secara langsung.
“Mereka akan mendapatkan vaksinasi di sekolah-sekolah, di Puskesmas, di rumah sakit dan di sentra-sentra vaksinasi yang diselenggarakan oleh komunitas. Maka kami mengajak kepada orang tua untuk mengajak anak-anaknya yang berusia 6 hingga 11 tahun untuk segera mendatangi fasilitas-fasilitas yang ada,Tutupnya Ketua kelompok kerja(K3S)
Reporter:Kaperwil