Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

"Pagi Yang Tenang' Mendadak Heboh Usai Terdengar Teriakan Dari Seorang Mamah Mudah

by Gardatipikornews
19 September 2022 - 293 Views
Kabupaten Bogor | Gardatipikornews.com - Pagi yang tadinya tenang tiba-tiba mendadak heboh usai terdengar teriakan dari seorang mamah muda berinisial SA. Perempuan warga Kampung Cikeruh RT 04,RW 01, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor menjerit sekencang-kencangnya saat berada di dalam kamarnya sendiri. SA menjerit minta tolong lantaran hendak dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri saat berada di dalam kamar. Dengan kaget, teriakan SA membuat warga sekitar langsung berdatangan ke rumah tersebut. "Ada suara teriak minta tolong lebih dari satu kali, pas saya samperin taunya di depan rumah SA udah rame," ucap seorang saksi warga Kampung Cikeruh, DD kepada awak media, Senin (19/9/2022). Warga pun langsung berupaya menyelamatkan SA yang saat itu dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri. SA tak menyangka sang suami tega menyiram dirinya dengan bensin lalu membakarnya pada hari Sabtu (17/9/2022) lalu. "Saya lagi tiduran, kaget tiba-tiba disiram bensin, dia (K) langsung nyalain api terus kebakar," kata SA kepada awak media, Senin (19/9/22) sambil terbaring menahan sakit luka bakar ditubuhnya. Menurutnya, saat itu ia langsung berteriak meminta tolong dan mencoba untuk melarikan diri dari dalam kamarnya. Rupanya, sang suami terus berupaya menyeretnya kembali ke kobaran api yang membakar kamarnya. "Tapi dia (K) pas saya lari langsung nyeret saya lagi, nyeret kaki saya yang ini (kaki kiri) terus dimasukin ke dalam api yang lagi terbakar," kata mamah muda dengan rambu sebahu itu. Saat ditarik, SA juga sempat melakukan perlawanan, hingga akhirnya ia berhasil melarikan diri ke luar rumah. "Di luar udah banyak orang, warga-warga, yang nyelametin saya pertama kali itu bapak saya, waktu itu udah setengah telanjang," jelasnya. Warga yang sudah berkumpul, seketika langsung memadamkan api yang membakar kamar di rumah tersebut dan segera memberi pertolongan kepada SA. Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIB, SA langsung dilarikan ke Puskemas Sukamakmur oleh warga sekitar. Lalu, SA pun sempat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Sukamakmur, tetapi dirinya memutuskan untuk pulang dan dirawat di rumah orang tuanya yang persis di belakang lokasi kejadian. SA mengatakan bahwa saat ini yang dirasakan pada kaki kirinya yang luka terbakar kondisinya mati rasa. Kondisi SA saat ini terlihat cukup memprihatinkan, karena hampir seluruh kaki kirinya mendapatkan luka bakar. Bahkan, saat berbicara pun SA masih tampak lemas dan cukup kesulitan untuk bergerak. "Sekarang diobatinnya pake salep aja diolesin, ada obat juga yang lainnya, yang ngerawat saya cuma Bapak, nenek sama paman aja di rumah Bapak,"tuturnya. Motif suami bakar istri yang terjadi di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor akhirnya terungkap. Setelah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian Polsek Sukamakmur, pelaku yang juga suami yang berinisial K itu melakukan tindakan kejamnya ke istirnya (SA) dipicu oleh rasa cemburu. Kapolsek Sukamakmur, Iptu Sutopo Pranolo mengatakan," pihaknya sudah mengamankan K yang tak lain suami korban. "Sementara pelaku saat ini sudah di amankan di Mako Polsek Sukamakmur untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Iptu Sutopo Pranolo. Menurutnya, dugaan sementara perbuatannya itu dipicu karena K terbakar api cemburu. "Baru diduga karena cemburu buta, karena istri maen HP terus ketika suami berada di rumah," ucapnya kepada awak media dalam keterangannya, Senin (19/9/22). Akibat rasa cemburunya itu, K sempat membeli tiga buah botol bensin eceran berjenis Pertalite untuk melakukan tindakannya pada Sabtu (17/9/22) kemarin. Beruntung, saat itu tindakan K berhasil diketahui oleh tetangganya, lantaran curiga sang pelaku membawa BBM Pertalite ke dalam rumahnya. hasil, nyawa SA pun terselamatkan, hingga pelaku diboyong ke Polsek Sukamakmur untuk dilakukan penyelidikan. Iptu Sutopo Pranolo menambahkan bahwa korban hanya mengalami luka bakar di bagian kaki kirinya dan langsung dibawa ke Puskesmas setempat. "SH ini mengalami luka pada kaki sebelah kiri pada bagian betis," jelasnya.   Reporter : Ilyas
Sebelumnya
Polsek Balaraja Polresta Tangerang Update Penyelidikan Penganiayaan di...
Selanjutnya
Pengumuman..! Bawaslu Membuka Lowongan Kerja Sebagai Panwaslu...

Berita Terkait :