Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Penyertaan Modal Bumdes Wana Jaya Desa Uempanapa Tahun 2019 di Salah Gunakan

by Gardatipikornews
28 Januari 2022 - 246 Views

MORUT-SULTENG


GARDATIPIKORNEWS


- Penyertaan modal Bumdes Wana Jaya Desa Uempanapa, Kecamatan Bungku Utara,Kabupaten Mororowali Utara Provinsi Sulawsi Tengah Tahun 2019 diduga kuat disalahgunakan. Terhitung sejak tahun 2019 Bumdes Wana Jaya Desa Uempanapa tersebut telah mendapat penyertaan modal dari pihak Pemerintah Desa Uempanapa sebesar seratus juta rupiah (Rp.100.000.000), dana Bumdes tersebut disetor langsung oleh Bendahara desa Uempanapa ke Rekening Bumdes Wana Jaya desa Uempanapa, jelas bendahara desa. Sesuai dari data yang dihimpun oleh Media ini bahwasannya diduga kuat anggaran Bumdes tersebut sudah disalahgunakan oleh Pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam hal ini adalah Ketua Bumdes inisial HRDK, penanggung jawab pengelolaan anggaran Bumdes tersebut. Dalam proses pengelolaan dana tersebut itu pejabat sementara Kepala Desa Uempanapa Gun Sewril (Gun) selaku Direktur utama, menurutnya ia tidak di ikut sertakan dalam proses pengelolaan anggaran Bumdes tersebut, sehingganya anggaran Rp.100.000.000 tidak dapat terkelolah dengan baik hingga sampai saat ini Senin (24/01/2022) gagal total, ungkap Gun. Mulai tercatat sejak tahun 2019-2022 Bumdes Wana Jaya Desa Uempanapa tidak menghasilkan keuntungan yang dapat dikelolah kembali (Bagi Hasil) Bumdes melalui Pendapatan AsliDesa (PAD) Neslan Pajo'i Selaku BPD (Badan Permusyawaratan Desa) saat dtemui awak media ini, ia menyatakan Badan Usaha Milik Desa Wana Jaya tidak ada aktivitas atau kegiatan lagi dengan kata lainya sudah ditutup,! terangnya Ketua BPD Senin( 24/01/2022) Berkemungkinan diduga kuat proses pengelolaan anggaran Bumdes Desa Uempanapa Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara sudah ada keterlibatan unsur pihak-pihak terkait "KONSPIRASI" baik itu pendamping Desa maupun Tim pemeriksa, dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Morut. Pasalnya: pada saat Tim Pemeriksa dalam hal ini Inspektorat Kabupaten Morowali Utara tuk melakukan pemeriksaan tindak lanjut persoalan Bumdes Desa Uempanapa itu tidak ada ditemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana Tersebut, ini benar-benar lucu terang sejumlah BPD sehingga patut kami pertanyakan kredibilitas Tim Pemeriksa "Inspektorat" yang menangani hal tersebut. Ironisnya, Dana Bumdes desa Uempanapa yang dikucurkan oleh Pemerintah Desa ditahun 2019 ke rekening Bumdes dengan nilai sebesar seratus juta rupiah (Rp 100.000 juta) hinggah sampai dengan sekarang ini sudah tahun 2022 tidak ada nilai untungnya untuk desa, bahkan kalau dihitung-hitung hanya kerugian di desa yang banyak, ungkap sejumlah aparat desa. Bumdes Wana Jaya desa Uempanapa tabung gas 3 kg yang semestinya itu di kelolah untuk desa, malahnya di titip di desa lain desa Tanah Kuraya (SPC), kemudian warga desa uempanapa yang pemilik tabung gas tersebut itu di kenakan tarif pembelian 50 rb/tabung, ini benar-benar aneh ya?, terang sejumlah warga, terus keuntungan dari penjualan tabung gas yang dijual melebihi Harga tertinggi (HET) itu dimana?, dan masuk kemana? Masyarakat: melalui media ini kami meminta kepada Bupati Morut Dr.dr. Delis Jurkanson Hehi dan pihak-pihak yang terkait dapat segerah mengusut persoalan Bumdes desa Uempanapa yang tidak jelas peruntukanya, karna Tim Pemeriksa " Inspektorat Morut" yang datang melakukan pemeriksaan mengatakan bahwah Bumdes desa Uempanapa tidak ada masalahnya. Kami masyarakat bingung dengan omongan Tim Pemeriksa, mereka Katakan tidak ada masalah Bumdes, sementara ini Bumdes kami tau bermasalah, atau karna kami orang desa dianggap bodoh sehinggah bisa dibodoh-bodohi, jadilah Pemerintah yang porposional jangan karna ada sesuatunya sehinggah seolah-olah tidak pernah tau dengan persoalan keresahan kami warga masyarakat desa Uempanapa.   Pewarta; Kaperwil.
Sebelumnya
Menguatkan Jati Diri Kota...
Selanjutnya
Mulai 1 Februari, Harga Minyak Goreng Curah Rp 11.500 Per...

Berita Terkait :