Bogor, Gardatipikornews.com
- Rapat Musyawarah Rencana Pembangunan Desa 2022 dilaksanakan Pemerintah Desa Cogreg Kecamatan Parung pada hari ini Kamis (21 Oktober 2021) di Aula Gedung Tirta Sanita. Sejak pagi Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna telah hadir didampingi Sekdes Nur Asim, Nunus, Edi Suhaedi, Saiful Bahri, Prama Arisno, Ahmad Lubis, Supandi.
Tampak hadir pula Babinsa Desa Cogreg Serka Oma Juhana dan Babinmas Aiptu Budi Santoso, Ketua TP. PKK Nyai Maisaroh, Ketua Rt, Ketua Rw, Kadus, Ketua BPD Rahmat Hidayat, Perwakilan Puskesmas Cogreg, Tokoh Masyarakat Nursani SE, BUMDES, Bidan Desa, PDTI Nabila, PD Dedi Sarif Abdullah, Karang Taruna Desa Cogreg, perwakilan sekolah, Ketua PSM Kec. Parung Deni, serta perwakilan Camat Parung yang tidak dapat hadir karena tengah ada kegiatan yang waktunya bersamaan.
Rapat dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian Saiful Bahri yang saat rapat mendapat tugas sebagai pembawa acara memberi waktu kepada Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna untuk memberikan penjelasan kepada peserta rapat.
Kepala Desa Mad Yusuf menuturlan masalah pembangunan serta anggaran yang turun. Ia mengatakan kslau selama ini pembangunan infrastruktur ditiadakan, karena dana penuh digunakan untuk penanganan penanggulangan Covid 19.
Mad Yusuf juga menjelaskan pendapatan dana Tahun 2021, Dana Desa Rp. 1.192.958,-. Anggaran Dana Desa Rp. 888.146.816,-. Samisade Rp. 700.000.000,-. Jumlah keseluruhan Rp.3.275.598.000,-.
Sementara Nunus yang masuk sebagsi perumus dalam Tim 11 yang dipimpin oleh Sekdes Nur Asim untuk.menyusun RKPDes, menjelaskan pada peserta rapat dalam hal anggaran Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa sebesar Rp. 734.739.233,-. Bidang Pembangunan Kemasyarakatan sebesar Rp. 76.392.000,-. Serta anggaran Bidang Penanggulangan Bencana Darurat /Mendesak Rp.500.150.000,-
Ketua BPD Rahmat Hidayat dalam kesempatan yang ada menjelaskan kepada para Ketua Rt/Rw yang hadir bahwa saat ini pembangunan dilaksanakan secara skala prioritas dikarenakan anggaran sangat terbatas. Untuk itu Ketua BPD berharap Ketua Rt tidak menjadi kecewa.
Sedangkan perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Parung menjelaskan kalau Camat Yudi Santosa tidak dapat hadir karena ada kegiatan di waktu yang sama.
Rapat Musrenbangdes 2022 diakhiri dengan sesi tanya jawab masalah pembangunan di Desa Cogreg. Kepala Desa Yusuf dan Ketua BPD menjawab seluruh pertanyaan warganya dengan harapan semua bisa memahami arti pembangunan secara skala prioritas. (Koord. Bogor Rsya: Agustion)