Palembang || Gardatipikornews.com -
saluran/Drenase jalan jepang RT 10 RW 11 Kel Sako kec Sako kota Palembang diduga dalam pelaksanannya tidak ada papan Proyek / Papan Informasi Publik dan pembangunannya pun Diduga Asal jadi Saja Senin,(11/November/2024 ) Saat melakukan penelusuran terhadap Adanya Informasi dari warga yang tidak mau di sebutkan Namanya ” Bahwa dengan kegiatan pekerjaan Pembikinan Saluran/Drenase Talut diduga tidak Adanya Papan Proyek / Informasi Publik, sehingga tidak diketahui kegiatan Tersebut Melalui Sumber Anggaran dari mananya...??? Dan warga pun tidak mengetahui anggarannya dari mananya karena tidak ada papan informasi, tau tau sudah ada pekerjaan pembikinan Saluran/Drenase Talut tutur warga. “Saat Media Mencoba Menayakan kepada warga siapa kontraktor pengawasnya Lapangan Woko dan ditanyakan kepada pekerja mana Pengawas dari pihak kontraktor Woko dan PPTK Hendri dari dinas PU PSDA kota
Palembang ini dengan muka yang kurang sedap menjawab tidak tahu dan coba kita tanyakan mana kotak p3k dan K3 kenapa pekerja tidak memakai helm rompi dan sepatu septi dalam pekerjaan tersebut.
kita cari informasi siapa kontraktornyo pengawas lapangan Woko kita coba minta dihubungi pihak kontraktor pengawas lapangan Woko pptk nya Hendri melalui via telepon
dijawab tidak punya untuk konfirmasi mengenai pekerjaan tersebut
Katanya pihak Pengawas dari kontraktor nya tidak ada dan kami coba menayakan kepada warga” Bahwa itu adalah pekerjaan PU PR PSDA Kota Palembang
Pembikinan saluran/Drenase talut dengan panjang 200 meter Lebar 20 sentimeter dan
Pekerjaan tersebut tidak dipasang cerucup dan batu kali disusun Saja sesuai ukuran tali dan diatasnya batu kali baru dikasih adukan semen dari luar baru dipelester Adukan semen tidak adanya pengerukan tanah terlebih dahulu sehingga membikin Air tidak Bisa mengalir lancar tersebut.ungkap warga
Dan kita tanyakan papan informasi publik (APD) Septi Work sama kotak P3K dilapangan diam saja
Sehingga naiknya berita ini
”Team Penelusuran tidak sampai situ untuk menggali informasi kami pun mencari informasi kepada salah satu warga setempat beranisial ( S ) bahwa kegiatan ini sudah berjalan dua bulan sampai saat ini dan yang kami kecewa dengan pekerjaan Pembikinan saluran pemasangan Batu kali tidak diadakan pengerukan tanah dahulu sehingga membikin Air Mengalir kurang Lancar di akibatkan tidak ada pengerukan tanah untuk didalami terlebih dahulu/Drenase Talut tersebut.
Asal Jadi saja banyak pasir dari pada semennya lagi kalau kita terjangkan pekerjaan tersebut mudah patah belum diterjangkan juga pekerjaan itu sudah banyak yang patah.kata warga
Dan pihak kontraktor yang Kami anggap dalam pekerjaan proyek tersebut Mar'up untuk memperkaya diri sendiri dengan mengambil keuntungan yang besar diperoleh oleh pihak kontraktor dan tidak sesuai dengan R.A.B Teknis pelaksanaan pekerjaan dilapangan
Sudah jelas dalam Aturan berdasarkan undang-undang Nomor. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ( KIP ) Juga dalam peraturan presiden ( Perpres ) No. 54 Tahun 2010 dan Perpres No.70 Tahun 2012 , “Setiap pelaksanaan pekerjaan proyek apapun yang sipatnya di danai oleh Pemerintah Papan proyek harus di,pasang terlebih dahulu.
ada terdapat pada lokasi pekerjaan, karena merupakan kewajiban sesuai dengan kepres No.80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan Barang dan Jasa pemerintah.Dilihat dari peraturan yang tertuang tersebut agar masyarakat mudah melakukan Pengawasan terhadap pembangunan proyek dan anggarannya pun disertakan di papan informasi.
Kami harap Ini perlu tindak lanjut dari dinas PU PR PSDA kota Palembang terkait, Serta Tipikor Polda dan Kejaksaan BPK RI,segera turun tangan dengan adanya proyek siluman yang kurang jelas dari mana anggarannya.
( Reporter : Kaperwil GTN & Team )