Pariaman || Gardatipikornews.com -
Pemerintah Kota Pariaman mengalami defisit, dikarenakan adanya manajemen keuangan yang kurang baik. Namun, setelah ditelusuri, ternyata bukan defisit, tetapi karena permasalahan terlilit utang lebih kurang Rp 14 miliar. Hal tersebut, diungkapkan Pejabat (Pj) Walikota Pariaman, Roberia mengatakan, kepada awak media bahwasanya, adanya ketidakberesan dalam mengatur keuangan di Pemerintahan Kota Pariaman. "Kami tengah berusaha membenahi manajemen keuangan, dan berusaha melunasi utang dari pemerintahan sebelumnya. "Adanya masalah defisit anggaran, dinilai sebagai alasan untuk menutupi adanya utang yang harus dilunasi," ungkap, Roberia, Jumat (2/8/2024). Menurutnya, defisitnya anggaran Pemko ini, karena kurangnya pertanggungjawaban dari pemerintahan sebelumnya dan bagaimanapun caranya masalah ini harus segera dicarikan solusinya. "Menjelang tahun 2025 ini, defisit harus nol, ini harus kita laksanakan bagaimanapun caranya, kecuali OPD tidak mendukung apa yang sudah saya jalankan," terangnya. Pewarta : Fakhri/Tim Gtn