" Data sementara yang kami catat akibat meluapnya air sungai Cibareno yaitu 2 rumah hanyut, 1 rumah rusak, 12 rumah terendam air," ungkap AKP Aguk Khusaeni kepada tim liputan Humas Polres Sukabumi malam ini melalui pesanan Washstaap.
Selanjutnya Aguk menerangkan luapan air sungai Cibareno juga merusak jembatan gantung Batu -Cilumayan, lahan persawahan pertanian padi seluas kurang lebih 2 hektar juga menghanyutkan mesin penyedot air milik warga serta satu sekolah dasar halamannya terendam air.
[gallery ids="38320,38319"]
Kemudian Aguk yang saat ini bersama anggotanya tetap berada dilokasi, menghimbau agar warga tetap waspada guna mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan.
" Malam ini kondisi air mulai surut namun demikian saya menghimbau agar masyarakat tetap waspada," himbau Aguk
Lebih jauh Aguk menegaskan pihaknya akan terus memantau kondisi sungai, karena cuaca hingga berita ini diturunkan dalam kondisi mendung dan berpotensi akan turun hujan kembali.
( Humas Polres Kab.Sukabumi |@sp. Red@ksi.gtn.com
)